Apa itu teknologi ?
Teknologi
Ä keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia.
Penggunaan teknologi oleh manusia diawali dengan pengubahan sumber daya alam menjadi alat-alat sederhana. Perkembangan teknologi terbaru, termasuk di antaranya mesin cetak, telepon, dan Internet, telah memperkecil hambatan fisik terhadap komunikasi dan memungkinkan manusia untuk berinteraksi secara bebas dalam skala global. Teknologi telah memengaruhi masyarakat dan sekelilingnya dalam banyak cara. Di banyak kelompok masyarakat, teknologi telah membantu memperbaiki ekonomi (termasuk ekonomi global masa kini) dan juga membantu dalam dunia pendidikan. Pendidikan di Indonesia memasuki tahapan yang sistematis dan lebih efisien dalam perkembangannya, Globalisasi dunia telah memicu pergeseran dalam berbagai elemen di dunia, tak terkecuali dunia pendidikan, dalam dunia pendidikan terdahulu tatap muka secara konvensional sudah menjadi kebiasaan yang masih sulit dihilangkan, pemanfaatan teknologi informasi (IT) masih belum memenuhi kriterianya dalam penerapan manfaat teknologi dalam dunia pendidikan.
Manfaat Teknologi dalam Dunia Pendidikan
1. Salah satu sarana informasi yang sangat mendukung dalam proses belajar siswa serta dalam hal pencarian dan pengidentifikasian informasi yang diperlukan siswa.
2. Sebagai perbandingan kepercayaan, perspektif, dan pandangan terhadap dunia.
3. Bermanfaat sebagai media sosial yang dipergunakan untuk mendukung proses berbicara bagi siswa yang terkadang enggan berbicara didepan umum.
4. Dipergunakan siswa untuk berkolaborasi dengan siswa ataupun orang lain.
5. Dipergunakan untuk berdiskusi, penyampaian pendapat serta membangun konsensus antar anggota.
6. Membantu pelajar dalam mengartikulasikan dan memprentasikan ilmu apa yang mereka ketahui tentang sesuatu hal.
7. Membantu meningkatkan efektifitas serta efisiensi proses belajar dan mengajar (siswa dan guru).
8. Mempermudah pelajar dalam mencapai tujuan pendidikan.
8. Mempermudah pelajar dalam mencapai tujuan pendidikan.
DAMPAK TEKNOLOGI DALAM PENDIDIKAN
Teknologi diperkenalkan hampir setiap tahun & tampaknya kita berada di jalan untuk membuat hidup lebih mudah sekaligus nyaman. Pendidikan, yang merupakan refleksi dari perkembangan masyarakat & merupakan batu pondasi masa depan bangsa telah mengalami perubahan drastis dalam beberap tahun terakhir. Teknologi telah menjadi kebutuhan setiap masyarakat, yang juga dapat menimbulkan untuk & rugi.
Dampak Positif Teknologi Pada Pendidikan :
1. Peningkatan Pembelajaran
Perkembangan teknologi seperti proyektor, perangkat lunak, komputer, presentasi powerpoint (software), alat visualisasi 3D, semua ini telah menjadi sumber daya besar bagi guru untuk membantu siswa untuk memahami konsep dengan mudah. Murid dapat lebih berpartisipasi dalam kelas dan guru mendapatkan kesempatan untuk membuat kelas lebih interaktif dan menarik.
2. Peningkatan Pengetahuan
Siswa dapat meyelesaikan proyek-proyek penelitian mereka dengan mengacu pada sejumlah besar informasi yang tersedia di internet, yang mampu mengembangkan analisa yang baik & keterampilan riset.
3. Tidak ada Jarak
Dengan diperkenalkannya program online hampir tidak ada kebutuhan secara fisik di dalam kelas. Bahkan beberapa universitas sudah memulai program online. pembelajaran jarak jauh & pendidikan online telah menjadi bagian integral dari sistem pendidikan saat ini.
Dampak Negatif Teknologi Pada Pendidikan
1. Malas
Teknologi membuat siswa kurang produktif & malas. sebuah keyakinan bahwa mesin pencari selalu ada telah membuat siswa tidak sabar. Mereka hanya melakukan copy-paste informasi untuk menyelesaikan tugas dengan cepat.
2. Curang
perkembangan teknologi seperti kalkulator grafik, jam tangan berteknologi tinggi, kamera mini, handphone & peralatan serupa telah menjadi sumber untuk berbuat curang dalam ujian. Hal ini lebih mudah bagi siswa untuk menulis rumus & catatan pada kalkulator grafik.
3. Kurangnya Fokus
SMS, BBM, Line, dsb. telah menjadi hobi favorit banyak siswa. Siswa terlihat bermain dengan ponsel mereka siang & malam, ketika menyebrang jalan atau bahkan saat sedang mengemudi dan juga berada dalam kelas. Dengan selalu terhubung ke dunia online telah mengakibatkan kurangnya fokus & konsentrasi di bidang akademik, bahkan dalam olahraga & kegiatan ekstrakurikuler.
Penggunaan Teknologi dalam Bidang Psikologi
Salah satu disiplin ilmu yang menggunakan Teknologi Informasi adalah Psikologi. Memang antara Psikologi dan Informasi Teknologi memiliki kajian objek teoritis dan aspek yang berbeda mengenai hal apa yang menjadi objek ilmu mereka, namun dalam beberapa hal keberadaan Teknologi Informasi bisa menjadi suatu ilmu yang membantu dalam upaya pengembangan ilmu dan pemaksimalan dalam aplikasi ilmu Psikologi.
a. E-Counseling
Merupakan salah satu bentuk nyata aplikasi Teknologi Informasi dalam bidang Psikologi. Internet menawarkan suatu proses psikoterapis yang menggunakan suatu media komunikasi yang baru, dimana melalui media tersebut mereka dapat memberikan intervensi psikoterapi itulah yang disebut dengan E-counseling atau e-mail counseling. E-mail conseling merupakan pelayanan intervensi psikologi yang dilakukan melalui Internet, dimana proses terapi terlebih dahulu dilakukan melalui media ini, untuk kemudian menyusun rencana dalam melakukan intervensi psikologi secara face-to-face akan dilakukan.
Fungsi :
Ä Untuk membantu terapis dalam mengumpulkan sejumlah data yang terkait dengan kliennya sebelum akhirnya terapis & klien sepakat untuk bertemu secara langsung untuk melakukan proses terapis selanjutnya.
Dalam aplikasinya, psikoterapi online menawarkan tantangan etika baru bagi mereka para terapis yang tertarik untuk menggunakan media ini dalam memberikan pelayanan psikologi. Perbedaan antara komunikasi berbasis teks interaktif dan komunikasi verbal in-person menciptakan tantangan etika baru yang sebelumnya tidak di temui dalam terapi face-to-face
b. SPSS
Psikologi pun menggunakan aplikasi ini dalam membantu mengolah data. Data yang bisa diaplikasikan dalam SPSS adalah data secara kuantitatif. Aplikasi SPSS sangat membantu bidang psikologi ketika seseorang sedang melakukan penelitian di bidang psikologi dengan metode kuantitatif. Dalam penelitian jumlah subjek yang dibutuhkan tidaklah sedikit, karena untuk memperoleh hasil yang akurat memerlukan cukup banyak subjek sebagai respondennya. Disinilah peranan SPSS sangat dibutuhkan, data yang telah diperoleh untuk diolah bukanlah data yang sedikit dan sangat melebihi daya tampung manusia jika pengolahan tersebut harus dilakukan secara manual, akan terjadi kelelahan, hasil yang tidak akurat, dan akan sangat membuang energi dalam pelaksanaanya, dengan aplikasi SPSS lah berbagai masalah yang muncul jika di olah secra manual dapat teratasi






Tidak ada komentar:
Posting Komentar